Rabu, 04 Mei 2016

Struktur Dalam Arsitektur


http://labstruktur.petra.ac.id/Source%20Material/AR-410a.gif
Struktur adalah sebuah sistem, artinya gabungan atau rangkaian dari berbagai macam elemen-elemen yang dirakit sedemikian rupa hingga menjadi satu kesatuan yang utuh.

Beban dibedakan dalam beberapa arti :

Beban Gravitasi : Tegak Lurus Kebumi, vertikal ke bumi, beban yang secara alami dimiliki oleh setiap benda di muka bumi.

Beban Lateral atau Horizontal :Tegak Lurus terhadap beban gravitasi atau mendatar relatif sejajar permukaan bumi.

Pembagian beban berdasarkan sebabnya :
1. Beban yang disebabkan Alam (Geofisika)
Arus dan Gelombang air, geothermal-uap dan gas, angin, gempa tektonik dan vulkanik, hujan, salju, dsb.
2. Beban yang disebabkan Buatan Manusia (Man Made)
getaran kendaraan, suara buatan, ledakan bom, nuklir, benturan, pukulan, dsb.

Perbedaan beban hidup dan beban mati

Beban Mati
 Berat Sendiri – Struktur dan Seisinya
 Sifatnya Permanen – Tetap, Statik
 Beban mati dapat dihitung dengan akurat – material dan komponennya jelas.
Contoh :
 Struktur dinding, lantai, atap, plafon, perlengkapan Sistem Mekanikal Elektrikal

Beban Hidup
 Salju, Air hujan, Es
 Tekanan Air,Tanah, dan Air Tanah
 Beban Angin
 Beban Gempa ;
o Pergeseran pada Patahan/plate
o Tanah Longsor, Tanah Turun pada lapisan bawah
o Tsunami
 Beban Termis – Panas, Memuai dan Pemuaian
 Beban Ledakan – Nuklir, Super Sonic
 Sifatnya Berubah atau Temporari atau Semi Permanen
 Beban Hidup terkadang sukar diprekdiksi arah dan besarnya
 Besaran dapat berubah menurut Waktu dan Tempat
 Beban Hidup dapat bekerja secara Statik ataupun Dinamik
Contoh :
 Orang, Perabot Interior-Furnitur, Dinding Partisi, Sebagian Perlengkapan Mekanikal (tangki air, pipa, dll).

Konsep dasar sistem struktur :
Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam memilih dan mendisain struktur adalah

Pola Geometrik
bentuk geometrik diperlukan untuk kemudahan dalam hal ;
 organisasi fungsi ruang,
 visual,
 stabilitas,
 distribusi beban.

Pola dan Koordinasi Modul
untuk memudahkan dalam mendisain, pelaksanaan lapangan dan perhitungan-perhitungan sruktur
 Modul Perencanaan (Ruang/Arsitektural)
 Modul Struktur
 Modul Bahan/Material
 Modul Utilitas
 Modul Perlengkapan Furnitur

Pola Struktur
 Pola/Modul Grid, garis-garis kotak lurus
 Pola Radial/Memusat
 Pola Abstrak/tidak berbentuk
 Pola Gabungan

Elemen – elemen dasar struktur :

Struktur Vertikal ;
 Kolom Murni ; perletakan kolom (Lihat Lampiran Gambar)
o Letak kolom dengan pengulangan secara merata
o Letak kolom ditepi,
o Ditepi dan ditengah
o Letak kolom terpusat
 Dinding Murni ; Lihat Lampiran Gambar)
o Dinding Lurus/Linear
o Dinding Siku/Tekuk
o Dinding Core Terbuka
o Dinding Core Tertutup
 Gabungan/Kombinasi
o Kombinasi antara kolom, dinding-dinding
o Dapat diletakkan tegak, miring atu kurva

Elemen Struktur Horizontal ;
 Plat Lantai ; (Lihat Lampiran Gambar)
o Plat Beton Slab (Solid)
o Plat Wafel
o Plat Komposit (Steel Deck - Bondex)
o Plat Berongga (Hollow-core concrete slabs)
 Atap Datar
o Dak Beton
o Steel Deck
o Komposit/Kombinasi
 Balok-Balok ; (Lihat Lampiran Gambar)
o Balok Paralel; satu arah (oneway) dan dua arah (two way system)
o Balok dengan susunan Radial
o Balok dengan susunan Diagonal
o Balok dengan susunan Kombinasi (Hibrid)

Elemen Dasar Struktur menurut Bentuk Geometrik
 Elemen Garis Lurus (Balok dan Kolom) – merupakan elemen struktur satu dimensi.
 Elemen Bidang Datar (Flat Surface Structure/Slab)
 Elemen Lipat/Patah dan Lipat Kurva ( “Folded and Curved Line“)
 Elemen Dinding Lengkung dan Dinding Miring
 Elemen Permukaan Lengkung (“Curved Surface“)

Sistem Struktur Penahan Beban Lateral
Pada dasarnya untuk menahan beban vertikal ; kolom struktur dan sistem pondasi adalah yang utama.
Dasar untuk menahan beban lateral/horizontal dapat dipecahkan dengan cara ;
o Membuat sambungan jepit sempurna (rigid frame) pada sistem struktur rangka ;
o Mendisain sambungan jepit sempurna pada bagian kolom dengan sistem pondasi/tanah.
o Mendisain sambungan jepit sempurna pada kolom dan balok, baik sebagian maupun keseluruhan sistem portal.
o Menggunakan ikatan diagonal (bracing) pada struktur rangka.
o Menggunakan dinding panel (dinding geser/“shear wall“) pada sistem struktur rangka atau dinding geser murni (menerus)
o Menggunakan Kombinasi dari ketiga sistem diatas

Sistem Struktur Portal (Single-Storey Skeleton Structure)

Elemen dasar struktur portal adalah berupa elemen batang yang disusun/dirakit sedemikian rupa menjadi “Balok dan Kolom” (“Post and Lintel/Beam”). Elemen Batang disebut juga sebagai elemen garis /satu dimensi.

Hubungan Sistem Rangka dapat dibentuk atas dasar :
o Susunan rangka dengan ikatan jepit sempurna/hubungan kaku (“rigid”)antara elemen-elemen batang yang tersusun.
o Susunan rangka dengan ikatan sendi/engsel (“pin”, “hinge”) dengan konsep dasar susunan berupa ‘truss”segi tiga.
o Susunan kombinasi keduanya.
Sistem portal dapat disusun satu buah (“single”) atau multi level(“multibay”-bersusun dengan mengulangan). Sistem rangka dapat disusun dan dikembangkan dengan arah susunan ;
 Paralel
 Radial, dengan cara dirotasi
 Bentuk-bentuk susunan bebas

Estetika Bentuk Dalam Arsitektur

ESTETIKA BENTUK

 
          Estetika merupakan sesuatu yang sangat penting dalam menciptakan keindahan bangunan yang kita ciptakan. Disamping dapat menarik perhatian orang banyak,estetika juga memiliki nilai yang tinggi dalam memotivasi orang banyak untuk melihat keindahan rumah.didalam filsafat estetika,ada permasalahan estetis yang berkenan yaitu:nilai estetis,pengalaman estetis,perilaku orang yang mencitakan,dan seni.
          Estetika selain sebagai filsafat/teori estetik kadang-kadang juga dianggap sebagai ilmu yaitu ilmu tentang hal yang indah dan ilmu yang keindahan yang dapat dilihat oleh panca indra. Menurut Baumgarten,kata estetika berasal dari kata yunani yaitu aistetika(hal hal yang dapat dilihat oleh panca indra)dan aisthetis(pengelihatan indra). Berbeda dengan pendapat yang dikemukakan oleh Jerome stolnitz yang berpendapat bahwa estetika sering dilukiskan penelahan filsafat tentang keindahan dan kejelakan.
          Estetika dalam arsitektur merupakan seni visual yang menjadi nilai nilai yang dapat menyenangkan matadan pikiran,yaitu nilai bentuk dan ekspresi yang menyenangkan. Pada bangunan-bangunan yang akan dirancang,nilai estetis dapat dipancarkan dari 3 sumber utama yaitu
1.    sosok bangunan
2.    olahan tampak bangunan
3.    olahan lingkungan sekitar bangunan.
Didalam estetika keindahan terdiri dari keindahan bentuk dan keindahan  ekpresi. Keindahan bentuk seperti:
1.kesatuan
    Kesatuan merupakan tersusunnya beberapa unsur menjadi satu kesatuan yang utuh dan serasi. Untuk mencapai kesatuan ada bebebrapa cara yang dapat dibuat. Misalnya:
                                                                                                                            
-.Dengan bentuk geometris (piramida,kubus,bola,kerucut,silinder) yang dapat     dikenali dan mempunyai bentuk yang utuh.
-.Dengan subordinasi yaitu dengan mengecilkan unsure unsure minor untuk menonjolkan unsure yang lebih penting.
-.Dengan dominansi yaitu dengan memperbesar atau menonjolkan unsure unsur yang lebih besar atau lebih penting


2. keseimbangan
Keseimbangan adalah suatu nilai yang ada pada setiap objek yang daya tarik visualnya dikedua sisi pusat daya tarik seimbang. Keseimbangan terdiri atas 2 bagian yaitu:
-. Bentuk keseimbangan sismetris yang cocok untuk bangunan dengan fungsi yang sama tetapi terbagi dua.
-  bentuk keseimbangan asimetris. Namun keseimbangan ini sangat rumit.

3. komposisi 
komposisi merupakan susunan dari beberapa unsur yang tersusun secara seimbang dan serasi.

4.    irama
irama dalam seni visual adalah pengulangan ciri secara sistematis dari unsur unsur yang mempunyai hubungan yang dikenal. Hal-hal yang membentuk irama antara lain:pengulangan(bentuk yang sama muncul berulang kali),irama progresif(tidak ada bentuk yang sama atau jarak yang sama yang diulangi),irama terbuka dan tertutup(pengulangan bentuk yang sama ditambah dengan penutup oleh tanda yang pasti<irama terbuka> pengulangan bentuk yang diberikan awalan dan akhiran<irama tertutup>).
5.    urutan-urutan   
urutan adalah peralihan atau perubahan pengalaman.urutan urutan dalam keindahan yaitu
                                                                                                                    
-. Awal persiapan untuk menghadapi apa yang akan dialami.
-. Pengarahan tidak mutlak harus ada.
-. Klimaks pengakhiran biasa terletak pada sumbu.
Sedangkan urutan dalam stuktur  adalah system yang dipakai secara konsekuen untuk seluruh bangunan.
          Sedangkan keindahan ekpresi adalah misalnya:
1.    karakter
2.    warna
3.    gaya
4.    bahan.    
          Untuk mengenal tekstur dan warna kita harus mengetahui apa itu tekstur dan warna.
  1. tekstur
tekstur merupakan bagian yang sangat penting didalam elemen desain yang fungsinya sama bagi suatu perencanaan yang maksimal.
Tekstur terdiri atas 2 bentuk yaitu:
a.    tekstur halus(dibedakan elemen yang halus atau warna)
b.    tekstur kasar(terdiri dari elemen yang berbeda corak,bentuk atau warna).
  1. warna
warna didalam arsitektur digunakan untuk menekankan karakter suatu objek memberikan aksen pada bentuk dan bahannya. Aspek dalam warna dapat ditinjau dari 2 aspek yaitu:
    1. warna ditinjau dari aspek fisika (gelombang cahaya)
    2. warna ditinjau dari aspek fisiologi atau faal(efek rangsangan cahaya pada mekanisme mata)
 
oleh karena itu estetika memegang peranan penting dalam membangun suatu bangunan agar konsep dan bangunan itu menjadi indah dan memiliki keindahan.

Pengertian dan Ciri Arsitektur Modern

PENGERTIAN DAN CIRI-CIRI ARSITEKTUR MODERN 


 

Arsitektur modern memiliki ornament yang sangat minim. Pada arsitektur modern fungsi lebih diutamakan dalam menentukan bentuk, ukuran dan bahan. Di Indonesia rumah-rumah dengan gaya arsitektur modern mulai banyak diterapkan pada awalt tahun 70-an.
Di masa sekarang pun banyak rumah-rumah baru yang dibangun dengan gaya arsitektur modern dengan penyesuain terhadap bahan bangunan dengan teknologi terkini, perkembangan budaya dan wawasan serta gaya hidup penghuninya.
Eksterior rumah dengan gaya arsitektur modern didominasi dengan jendela yang berukuran lebar dan atau tinggi, list plang beton memanjang dan kanopi yang menjeorok ke depan. Dengan kolom yang simple atau bahkan tanpa kolom. Bentuk masa rumah modern di dekorasi dengan ornament garis vertical, horizontal, dan diagonal yang sederhana pada dinding eksterior yang luas
Interior rumah modern ditata dengan ornament yang sederhana, plafond bertingkat dan void di ruang-ruang public yang meberikan kesan luas.
Ruang pada rumah dengan gaya Arsitektur Modern umunya transparan, menerus, ruang-ruang saling terhubung dengan ruang-ruang perantara dibatasi oleh dekorasi interior yang tidak masiv.
Bahan bangunan berupa stainless steel finishing polished, aluminum anodized, kaca berwarna / tinted glass, marupakan bahan dengan jenis finishing mencirikan rumah modern dimasa-masa awal berkembangnya di Indonesia. Disaat sekarang ini banyak bahan engunan dengan teknologi modern yang menjadi komponen penting seperti galvanized metal, granitile, grc, perforated metal dll.
Beberapa ciri arsitektur modern sebagai berikut:
Modern :
1. Suatu gaya Internasional atau tanpa gaya.
2. berupa khayalan
3. bentuk tertentu, fungsional
4. Zeitgeit
5. Seniman sebagai nabi
6. Elitis untuk setiap manusia
7. Bersifat menyeluruh, luas meliputi banyak hal
8. Arsitek sebagai juru selamat
Late Modern :
1. Gaya yang disengaja
2. pragmatis
3. Longgar
4. Late Kapitalis
5. Seniman yang tertekan
6. Elitis Profesional
7. Bersifat menyeluruh
8. Arsitek memberikan pelayanan.
Post Modern :
1. Gaya dengan dua makna
2. bersifat umum, bebeda-beda
3. bentuk semiotic
4. Tradisi dan pilihan
5. Elitis dan partisipatif
6. Satu per Saturday
7. Arsitek sebagai wakil dan aktifis
STYLISTIC :
Modern :
1. Bersifat lurus kearah depan
2. Sederhana
3. Ruang isotropic typical(Chicago Frame, Domino)
4. Bentuk Abstrak
5. mempertahankan kemurnian
6. Bentuk kotak yang tidak jelas
7. Estetika mesin, logika, sirkulasi, mekanikal, teknologi, struktur
8. Anti ornamen
9. Anti penggambaran
10. Anti histories
11. Anti humor
12. Anti symbol
Late Modern :
1. Super sensual, teknologi yang cekatan, teknologi tinggi
2. Kesederhanaan yang kompleks, mereferensikan 2 arti
3. Ruang isotropic ekstrim, berlebihan, mutlak
4. Bentuk2 pahatan,ukiran, hiper-bola, bentuk membingungkan
5. pengulangan yang ekstrim, mempertahankan kemurnian
6. Artikulasi Ekstrim
7. Estetika mesin kedua, logika ekstrim, sirkulasi, mekanikal, teknologi dan struktur
8. Struktur dan konstruksi sebagai ornamen
9. menampilkan logika, sirkulasi, mekanikal, teknologi dan struktur, pergerakan yang dibekukan
10. Anti methapor
11. Anti histories
12. Tiddak bermaksud humor, penggunaan yang tidak tepat
13. tidak bermaksud simbolik
Post-Modern :
1. Ekspresi campuran
2. Kerumitan
3. Ruang yang berubah-ubah dengan kejutan
4. Konvensional dan bentuk abstrak
5. Pencampuran dari berbagai sumber
6. Articulasi semiotic
7. Bermacam-macam estetika yang berubah-ubah, berdasarkan keadaan, pengungkapan isi dan kelayakan semantic terhadap fungsi
8. Pro organic, pemakaian ornamen
9. Pro penggambaran
10. Pro methapor
11. Pro referensi histories
12. Pro humor
13. Simbolik
DESIGN IDEAS :
Modern :
1. Kota ditaman
2. Pemisahan fungsi
3. Kulit dan Tulang
4. Volume bukan massa
5. Papan ujung balok
6. Transparan
7. Asimetri, bersifat tetap
8. penggabungan yang harmonis
Late Modern :
1. Monumen ditaman
2. Fungsi di dalam bangsal
3. kulit licin, terlihat basah, distorsi
4. Pengurangan, grid-grid elips, irasional grid
5. Volume tertutup kulit, peniadaan massa, bentuk umum
6. Street building, linear
7. sifat tembus yang harafiah
8. Cenderung simetris dan rotasi formal, pencerminan, berkelanjutan
9. Keselarasan terbungkus, kekuatan yang seimbang
Post Modern :
1. Keadaan kota dan perbaikan
2. pencampuran fungsi
3. Arti yang langsung dimengerti
4. Ruang yang tidak simetris, dan perluasan
5. Street building
6. ke-dwiarti-an
7. cenderung asimetris/simetris
8. Penampilan / Bentrokan

Post modern space

Ciri-ciri ruang dari aliran Post Modern :
1. Pelapisan ruang.
2. Peniadaan atau penghilangan ruang
3. Penuh dengan kejutan
4. Grid miring dan diagonal
5. Keambiguan akibat keterbalikan antara ruang-ruang positif dan negatif
Aliran post modem ini berusaha untuk lepas dan ciri-ciri yang melekat pada aliran modem, tetapi dalam kenyataannya aliran mi tetap memasukkan ciri-ciri dan unsur modern.
Post modem mi difokuskan pada rancangan spatial interpenetration, dimana dua atau lebih ruang yang berlainan dapat digabung secara overlap dan saling bertemu, sehingga menghasilkan aljran ruang yang menerus. Pendukung aliran mi mencoba untuk mendefinisikan ruang lebih besar dan sekedar ruang abstrak dan menghasilkan arti ganda, keanakaragaman dan kejutan.
Dengan interpretasi dan pelapisan ruang, akan menghasilkan ruang yang misterius, kompleks dan penuh dengan kejutan. Kerumitan yang formal dan symbolic collage adalah karakteristik dan ruang Post Modem.
Explosive Arsitektur merupakan salah satu bagian dan arsitektur Late-Modem. Aliran Late-Modern sendiri dibagi menjadi 2, yaitu :
~ Aliran tahun 60-an à dekade dengan grid diagonal
~ Aliran tahun 70-an à dekade dan grid miring
Kedua aliran mi melahirkan bentuk-bentuk yang eksotik dan berani.
Tokoh-tokoh pada aliran ini antara lain:
  • 1. Sigfried Giedion
  • 2. Frank OGehry
  • 3. Theo Van Doesburg
  • 4. Robert Venturi
  • 5. Robert Stem
  • 6. Thomas Gordon Smith
  • 7. Richard Meier
  • 8. Ron Davis
  • 9. Eugene Kupper
  • 10. Michael Graves
  • 11. GunnarAsplund
  • 12. Charles Moore
  • 13. William Turn Bull
  • 14. Fredericd Fisher
Fransesco Goromini, Guanino Guanini,Balthasar Newmann :
1. Fokusnya pada titik spasial
2. Terdapat overlap dan dua atau lebih volume massa
Robert Ventuni,Robert Stern,Edwin Lutyens :
1. Pergeseran aksis barisan dan pelapisan ruang
2. Penggunaan bentuk-bentuk yang tidak utuh
3. Pengolahan ruang atau zoning yang membingungkan
4. Terdapat banyak penghilangan bentuk (façade,dinding-dinding kurva,atap yang berbeda)
Frank 0 Gehri, Kuper, Ron Davis :
  • - Penggunaan liminal elemen secara tidak tepat
  • - Perencanaan ruang yang demi-form
  • - Masih menggunakn elemen-elemen modem
  • - Batas-batas antar ruang tidak jelas atau semua
  • - Adanya pembatasan dan peniadaan elemen-elemen yang ada sebelumnya
  • - Sirkulasi dalam ruang tidak jelas
  • - Tidak tertarik penggunaan elemen semantik dan simbolik
  • - Desainnya mengikuti kata hatinya
  • - Menggunakan grid miring,perspektifmundur.banvak kesan ambigu yang timbul dalanülesainnva
Charles Moore,William Turn Bull :
  • 1. Pelapisan ruang
  • 2. Penggunaan ruang-ruang yang miring
  • 3. Mempunyai kesan misterius
  • 4. Terdapatpenghilanganbaik formal maupun non formal
  • 5. Menggunakan elernen-elemen yang mengejutkan dan menimbulkan kesan monumental
Thomas Gordon Smith :
  • ~ Sealiran dengan Robert Venturi
  • Mengutamakan kebebasan lengkung-lengkung brok dan modern sepanjang ruang
  • ~ Antara titik yang satu dengan yang lainnya beradu, saling memotong kadang-kadang bergabung
  • Michael Graves :
  • ~ Mengambil pembalikan-pembalikan positif negatif sampai suatu titik dimana topiary itu sendiri menjadi bentuk bangunan dan struktur arsitektural dipecah dan diledakkan terpisah menjadi ruang­ruang seperti ruang parkir, publik front, ceremonial garden dan sebagainya dengan bentuk-bentuk demiform.

Arsitektur Modern


Arsitektur Modern

Arsitektur Modern adalah suatu istilah yang diberikan kepada sejumlah bangunan dengan gaya karakteristik yang mengutamakan kesederhanaan bentuk dan menghapus segala macam ornamen. Karakter ini dosinyalir pertama muncul pada sekitar tahun 1900. Pada tahun 1940 gaya ini telah diperkuat dan dikenali dengan Gaya Internasional dan menjadi bangunan yang dominan untuk beberapa dekade dalam abad ke-20 ini.
Sejak tahun 1920, selain sangat signifikan dalam gaya bangunan Arsitektur Modern, juga telah menetapkan reputasi bagi arsiteknya. Tiga arsitek modern terbesar saat itu adalah Le Cobusier di Perancis, Mies van der Rohe dan Walter Gropius di Jerman.
Arsitek Frank Llyod Wright adalah yang sangat berpengaruh dalam perkembangan arsitektur modern di Eropa. Melalui karya-karya gedung tingginya yang tersebar, Wright merupakan salah satu dari sekian banyaknya arsitek yang sangat berpengaruh dalam dunia perarsitekturan.
Beberapa pendapat tentang Arsitektur Modern :
Bentuk mengikuti fungsi (form follows function) yang dicetuskan oleh pemahat Horatio Greenough atau yang lebih dikenal sebagai Louis Sullivan.
Sedikit adalah lebih (Less is More) diumumkan oleh arsitek Mies van der Rohe.
Sedikit adalah lebih dan lebih adalah banyak (Less is More and More only when More is Too Much) yang diungkapkan oleh Frank Llyod Wright.
Dalam Arsitektur Modern, gaya hidup modern berimbas kepada keinginan untuk memiliki bangunan yang simple, bersih dan fungsional, sebagai simbol dari semangat modern. Namun, gaya hidup semacam ini hanya dimiliki oleh sebagian masyarakat saja, terutama yang berada di kota besar, dimana kehidupan menuntut gaya hidup yang lebih cepat, fungsional dan efisien.



Villa Savoye kepunyaan Le Corbusier




Fallingwater oleh Frank Llyod Wright

 Farnsworth House, Plano, Illinois
1950
Mies van der Rohe, Architect

Arsitektur Post Modern

Arsitektur Post Modern

Arsitektur post modern perkembang di akhir abad ke 20. post modern merupakan pemahaman idealisme barat yang berlandaskan dari pemikiran skeptis, subjektif atau relativitas. post modern merupakan kecurigaan terhadap alasan-alasan yang berkembang dalam pemikiran general manusia. post modern adalah sensitifitas pada ideologi dalam memberikan kontrolnya pada politik dan ekonomi.
pada awalnya post modern merupakan suatu pemikiran tentang ideologi, tentang pemahaman, tentang keyakinan seseorang untuk dapat melakukan perubahan….. mari kita lihat post modern dalam kacamata filosofi.
dalam sudut pandang filosofi, post modern adalah suatu perlawanan terhadap pemikiran modern yang berkembang di negara maju, terutama eropa. gerakan ini dimulai sekitar abad ke 16-17 sampai dengan pertengahan abad ke 20 masehi. tentunya pemikiran ini tidak dapat ditolak begitu saja karena sudah banyak propaganda yang bergerak memberi pemahaman tersebut, pada masanya di kenal sebagai “enlightenment” ( masa pencerahan), sekitar abad ke 18.
pemikiran ini berdasar pada :
  1. terdapat suatu kondisi, dimana manusia memiliki eksistensi dan properti yang di gunakan untuk buah pemikirannya, untuk kondisi sosialnyadan lingkungannya , untuk praktek-praktek dalam kehidupan. Post moderen melihat dalam pemikiran lain, bahwa hal tersebut adalah suatu kondisi naif dari manusia dan harus di hilangkan. dengan kondisi yang demikian post modern merubah konsep berfikir yang telah dipahami sekian lama dengan merubah bahasa, ide, pemikiran, tata cara dan sebagainya.
  2. deskripsi dan penjelasan dari ilmu dan sejarah yang secara prinsip melihat dengan cara salah dan benar. post modern menolak pemikiran ini, mereka melihat bahwa tidak ada kebenaran yang hakiki atau absolut dari hasil pemikiran dan sejarah manusia.
  3. berdasar dari alasan dan logika, dan semakin berkembangnya perangkat ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia selalu memiliki kecenderungan untuk memperbaiki kwalitas hidupnya. tujuannya adalah agar kehidupan manusia lebih humanis, lebih cerah, dan lebih makmur dari kondisi sebelumnya. post modern tidak sependapat dengan pemikiran ini, keyakinan perkembangan manusia dalam ilmu pengetahuan dan teknologi lebih banyak membawa dampak buruk pada perspektif lainnya. seperti pengetahuan tentang persenjataan yang bertujuan melindungi diri, malah menimbulkan peperangan. pembangungan malah menghancurkan ekosistem. jadi perspektif tentang kemajuan suatu sosial akan lebih tergantung pada moral sosial itu sendiri, bagaimana mereka menggunakan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. alasan dan logika secara universal dapat di benarkan, hukum yang sama, persamaan hak, dan persamaan pengetahuan. bagi post moderenis alasan dan logika hanya merupakan gagasan konseptual, dimana hal tersebut hanya dapat di terima pada tradisi dan intelektual yang sama.
  5. hal natural yang berkaitan dengan sifat manusia dikenal sebagai bawaan lahir mereka, seperti bakat, kepandaian, prilaku dan sebagainya. post modern menolak pernyataan tersebut, mereka berpendapat bahwa hal-hal yang berhubungan dengan manusia hampir sepenuhnya adalah buah pembelajaran dari lingkungan sosial mereka, bagaimana mereka hidup dan belajar dalam lingkungan sosial itu adalah sifat dari kondisi seorang manusia.
  6. bahasa atau suatu kata “menunjuk”/”menjelaskan” pada suatu hal tertentu sesuai dengan “makna” atau “artinya”.  post modern melihat bahwa “bahasa” tidak selalu menjelaskan “maknanya”. bahasa dapat menjadi bahasi itu sendiri tanpa mengartikan makna lainnya. “arti” bukanlah sesuatu yang statis atau sebuah ide melainkan suatu jangkauan terhadap persepsi lain, karena hal ini adalah “rasa”, pemahaman lain dapat mengartikannya berbeda. post modern melihat bahasa dalam kacamata pemikiran seorang filsuf prancis jacques derrida.
  7. manusia berfikir bahwa memiliki ilmu dan menguji kebenarannya. post moderen menolak pemikiran ini, mereka perpendapat bahwa sejak kita berfikir kita telah memiliki ilmu. “saya berfikir, maka saya ada” (rene deskartes)
  8. untuk membangun sebuah teori diperlukan berbagai aspek, penjelasan mengenai sejarah dan sosial dari berbagai sumber. dalam teori seharusnya terdapat suatu tujuan yang siantifik, walaupun teori tersebut tidak pernah digunakan dalam prakteknya. post modern menolak pernyataan ini mereka melihat buah pemikiran seperti ini hanya sebagai suatu mimpi, pemikiran tersebut hanya akan menutup pendapat-pendapat lain tentang hal-hal yang telah di anggap benar sebelumnya tanpa melihat berbagai kemungkinan lainnya pada masa mendatang.
post modern melihat lebih banyak kemungkinan dan relativitas pada suatu kejadian, mereka membuka berbagai kemungkinan yang ada, tergantung dari pemahaman atau kondisi suatu masyarakat tertentu. post moderen melihat bahwa manusia tidak dapat memiliki pemikiran yang hakiki atau absolut. post modern selalu melihat adanya alternatif pada suatu kejadian dan mereka memahaminya sebagai pencerahan rasionalitas (Enlightenment ).
post modern sebagai gerakan pemikiran mempengaruhi karya-karya seni rupa, musik, literatur dan arsitektur. dalam arsitektur post modern adalah suatu gebrakan visual yang akan merekam atsmofier rasa dan pandangan para pengamatnya.
Arsitektur Post Modern adalah arsitektur yang menyatu-padukan Art dan Science, Craft dan Technology, Internasional dan lokal yang merupakan hasil perkembangan sumber daya manusia terhadap arsitektur modern.
Alasan banyak pihak meninggalkan Arsitektur Modern, meliputi:
  1. Tidak ada muatan yang  kaya/luas, miskin akan makna, memiskinkan bahasa arsitektur pada bentuk dan pada level konten/isi. Tidak mampu berkomunikasi efektif dengan penggunanya.
  2.  Tidak  memiliki memori, dan tidak memiliki hubungan yang efektif  dengan kota dan sejarah. Terlalu logis dan rasional. Kurang memperhatikan nilai-nilai  masyarakat, faktor lingkungan dan emosi manusia.Bertentangan dengan tradisi/anti klasik. Menolak ornamen dan dekorasi.
  3. Tidak diketahui keberadaan/ciri khusus suatu bangunan atau tidak berkonteks. Menciptakan kota tanpa karakter, karena kemonotonan warna putih dan bentuk yang kotak.
Teori – teori Post Modern :
  1. Robert Venturi (1966).
  2. Charles Jencks (1977-1992).
  3. Heinrich Klotz (1988).
  4. Kisho Kurokawa (1991).
Menurut Heinrich Klotz (1988).
No Postmodern Modern
1RegionalismInternationalism
2Fictional representation, figurative form/ berpolaGeometric abstraction
3Buildinga s work of artBuilding in term of functional
4Respect to multiplicity of meaningAnti methaphore and symbolic language
5Fiction as wel as functionFunction, no fiction
6Respect to pliral references, eklektik a dominant style
7Respect to memory and historyFree from memory and history
8PoetryTechnological utopianism/menarik
9Pro improvization and spontaneity/ imperfectfullness)Perfection
10Relativism/ respond to history, regional and topogical conditionBuilding as autonomous, universally valid geometric form

Menurut Charles Jencks (1977-1992).
NO POSMODERN MODERN

A. IDEOLOGI
1Muiltivalent FormUnivalent Form
2Hybrid ExpressionStraightforwardness
3ShizoprenicVulgar
4Double codingNo Style/ International style
5Ambiguity of formal reading
6Popular and pliristUtopian and idealist
7Tradision and choiceZeitgeist
8Artist/clientArtist as prophet/guru toeri baru
9Elitist and participativeelitist

B. METODE
1Functional mixingFunstional separation
2Contextual urbanismCity in park
3Mannerist and baroqueSkin and bone
4Skew space and extentionValume not mass
5AbiguityTransparancy
6Tend to asymetrical symetriyAsymetry and regularity
7Collage/collisionHarmonius integration

C. STYLE
1Pro methaphorAnti methaphore
2Pro ornamentAnti
3Pro symbolicAnti
4Pro humorAnti
5Pro historic memoryAnti historical reference
6EclecticPurism
7Pro representationAnti
8Convetional and abstract formAbstract form
post modern dalam arsitektur memiliki tujuan menyelesaikan permasalahan pada arsitektur modern yang dianggap tidak memiliki makna terhadap konteks, membuka kemungkinan yang ambigu terhadap persepsi ruang, memecahkan persepsi-persepsi dan paradoks, bersatu dengan berbagai arsitek untuk membuka prinsip baru yang lebih berkelanjutan.
tujuan post moderen adalah memberikan kesempatan pada bangunan untuk dapat di ekspresikan dalam berbagai hal, seperti karakteristiknya, tipologinya, sclupture. setiap hasil akan mengisyaratkan maksud masing-masing. seperti pruralisme, makna ganda, bentuk mengambang, tidak skalatis, ironi dan paradoks.
jangan salah mengartikan, post modern tetap menjaga kebutuhan dasar manusia atas fungsi dasar, mereka lebih menekankan bukan pada apa yang harus ada, tetapi apa yang bisa di dapatkan lebih. seperti suatu rumah haruslah sebagai sebuah rumah, namun apa yang kita dapat lakukan lebih bagi pemiliknya dan lingkungan terhadap perkembangan pemikiran dan lingkungan sosial.
beberapa arsitek post modern yang karyanya mempengaruhi perkembangan isme ini adalah:
  1. aldo rossi
    aldo rossi postmodern
    aldo rossi postmodern
  2. michael graves
    michael graves  postmodern
    michael graves postmodern
  3. philip johnson
    philip johnson postmodern
    philip johnson postmodern
  4. frank gehry
    frank gehry postmodern
    frank gehry postmodern
  5. charles moore
    charles moore postmodern
    charles moore postmodern
  6. antoine predock
    antoine predock postmodern
    antoine predock postmodern
  7. robert venturi
    robert venturi postmodern
    robert venturi postmodern
  8. peter eisenman
    peter eisenman postmodern
    peter eisenman postmodern
  9. mario botta
    mario botta postmodern
    mario botta postmodern
  10. urbanmonkees
    urbanmonkees postmodern
    urbanmonkees postmodern
  11. dll